Butonmagz, masih dalam proses perbaikan web, bila ada kendala pembacaan informasi mohon permakluman

Macaca Brunnescens, Monyet Buton yang Terancam Punah Karena Kawin Silang

Ndoke - Macaca Brunnenscens

BUTONMAGZ--- Orang Buton dan Muna menyebut hewan ini dengan  nama ‘Ndoke’ – jenis monyet berwarna hitam dengan "sepatu bot" abu-abu dan warna kecoklatan pada bulu di punggungnya. Memiliki ekor yang lebih kecil dibading jenis kera lainnya di Sulawesi. Panjang ekornya dengan panjang hanya sekitar 35 mm. Panjang tubuhnya sekitar 475 – 495 mm. Memiliki nama latin Macaca Brunnences,. Keren kan?

Monyet Buton-Muna ini memakan buah-buahan selama lebih dari 60% makanannya, termasuk buah ara dan pandan . Ia juga memakan daun, serangga, bunga, dan kulit kayu. Ini adalah perampas tanaman yang sangat sukses, dan jika ada ladang pertanian di dekatnya, akan menghabiskan waktu hingga 2 jam sekaligus merampok tanaman petani, seperti ubi jalar, jagung, pepaya, dan pisang.

Kendati kerap dianggap sebagai biang bagi tanaman petani, namun Ndoke merupakan spesies monyet endemik langka di dunia. Ia merupakan satu dari sepertiga dari total spesies monyet di seluruh dunia ada di kawasan Wallacea, tepatnya di Sulawesi. Menurut Dosen Insitut Pertanian Bogor (IPB), Berry Juliandi, dari total 23 jenis monyet di dunia, ada tujuh monyet yang hanya ditemukan di wilayah Sulawesi.

Tujuh spesies monyet endemik yang tak akan dijumpai di daerah lain itu adalah Macaca nigra di Sulawesi Utara, Macaca nigrescens di Sulawesi Utara-Gorontalo, Macaca hecki di Gorontalo-Sulawesi Tengah, Macaca tonkeana di Sulawesi Tengah dan Kepulauan Togian, Macaca maura di Sulawesi Selatan, Macaca ochreatra di Sulawesi Tenggara dan Macaca brunnescens di Pulau Buton dan Muna.

Namun, Berry mengungkapkan adanya ancaman cukup serius yang bisa membuat monyet-monyet tersebut punah. Salah satunya adalah semakin banyak spesies monyet yang melakukan 'pernikahan terlarang' alias hybrid.

"Istilah saya adalah perkawinan terlarang (perkawinan silang) yang menyebabkan monyet hybrid. Jadi yang tadinya tidak bertemu dan tidak kawin karena beda spesies, jadi bisa kawin," kata Berry di  beberapa waktu lalu.

Menurut Berry, akibat adanya hybrid tersebut, produksi sperma hewan jenis primata itu menjadi rendah. Akibatnya, monyet endemik Sulawesi itu sulit berkembang biak karena mandul sehingga terancam punah.

Berry menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan adanya primata hybrid ini bisa terjadi di Sulawesi. Pertama, adalah faktor alam. Berry menduga kawin campur terjadi saat zaman pencairan es terjadi di bumi.



 

Kala itu, kepulauan Sulawesi yang masih menyatu sempat terpisah sehingga menyebabkan monyet endemik yang tadinya hidup sesama spesiesnya terpencar.

"Jadi Sulawesi terpisah jadi beberapa pulau, ada beberapa monyet yang terisolasi dengan bukan sesama spesiesnya karena air naik. Terus sesama spesies tidak bertemu sampai bertahun-tahun, nah pas ketemu lagi udah tidak saling kenal. karena berbagai desakan terjadilah kawin hybrid itu,"jelas Berry.

Keadaan itu, diperparah dengan aktivitas manusia, termasuk illegal logging atau pembabakan hutan yang menyebabkan habitat fauna monyet Sulawesi semakin tergeser, hingga mempertemukan dua spesies dan menyebabkan perkawinan 'terlarang' tadi.

Menurut Berry, jika tidak segera dilakukan konservasi serius, termasuk penegakan hukum terhadap illegal logging, maka hewan-hewan endemik Sulawesi dan juga kehidupan tumbuhan dan mikroba akan cepat punah.

Penelitian terhadap punahnya tujuh hewan endemik yang dilakukan Berry ini didukung oleh Newton Fund, dana dari pemerintah Inggris yang dikelola British Council di Indonesia. Penelitian terhadap seluruh flora dan fauna di Sulawesi dan kawasan Wallacea itu memang baru dimulai beberapa tahun terakhir.

Senior Programme Manager Science British Council Femmy Soemantri mengakui selama ini penelitian terhadap biodiversitas masih terpusat di Jawa dan Sumatera, atau di Indonesia Timur seperti Papua.

Untuk itu, sejak tahun 2017, Inggris lewat Newton Fund semakin serius untuk membantu peneliti Indonesia terhadap upaya konservasi warisan alam di kawasan Wallacea atau Indonesia Tengah (Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur).

Ditambah lagi, di kawasan Sulawesi banyak warisan naturalis Inggris Alfred Russel Wallace yang punya jasa besar mengenalkan flora fauna endemik pada dunia. (ref)



  • Asal Usul Nama Sulawesi dan Sebutan Celebes
    Lukisan tentang kehidupan masyarakat Sulawesi Selatan pada abad ke-16. (Tropenmuseum, part of the National Museum of World Cultures)BUTONMAGZ--Sulawesi dan Celebes merupakan pulau terbesar kesebelas di dunia. Menurut data Sensus 2020, penduduknya mencapai kurang dari 20 juta jiwa, yang tersebar di...
  • Tragedi Sejarah Lebaran Kedua di Tahun 1830
    Diponegoro (mengenakan surban dan berkuda) bersama pasukannya tengah beristirahat di tepian Sungai Progo.BUTONMAGZ---Hari ini penanggalan islam menunjukkan 2 Syawal 143 Hijriah, dalam tradisi budaya Islam di Indonesia dikenal istilah 'Lebaran kedua',  situasi dimana semua orang saling...
  • Kilas sejarah singkat, Sultan Buton ke-4 : Sultan Dayyanu Ikhsanuddin
    Apollonius Schotte (ilustrasi-Wikipedia)BUTONMAGZ—Tulisan ini merupakan bagian dari jurnal Rismawidiawati – Peneliti pada Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Makassar, dengan judul  Sultan La Elangi (1578-1615) (The Archaeological Tomb of the Pioneers “Martabat Tujuh” in the Sultanate...
  • Peranan Politik Sultan Mardan Ali di Kesultanan Buton (Bagian 3)
    Pulau Sagori (kini wilayah Bombana) yang banyak menyimpan cerita zaman Kesultanan ButonBUTONMAGZ---Tulisan ini disadur dari Jurnal Ilmiah berjudul ‘Peranan Sultan Mardan Ali di Kesultanan Buton: 1647-1657M, yang ditulis Asniati, Syahrun, La Ode Marhini dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu...
  • Mengenal Pribadi Sultan Mardan Ali. Sultan Buton yang dihukum Mati (Bagian 2)
    Pulau Makasar di Kota BaubauBUTONMAGZ---Tulisan ini disadur dari Jurnal Ilmiah berjudul ‘Peranan Sultan Mardan Ali di Kesultanan Buton: 1647-1657M, yang ditulis Asniati, Syahrun, La Ode Marhini dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo Kendari.Di bagian pertama menjelaskan tentang profil awal...
  • Mengenal sosok Sultan Mardan Ali. Sultan Buton yang dihukum Mati (Bagian I)
    Makam Sultan Mardan Ali 'Oputa Yi Gogoli'  (foto rabani Unair Zone)BUTONMAGZ--- cerita tentang kepemimpinan raja dan sultan di Buton masa lalu menjadi catatan tersendiri dalam sejarah masyarakat Buton kendati literasi tentang itu masih jarang ditemukan. Salah satu kisah yang menarik adalah...
  • Sejarah Kedaulatan Buton dalam Catatan Prof. Susanto Zuhdi
    foto bertahun 1938 dari nijkmusem.dd----8 April 1906, Residen Belanda untuk Sulawesi, Johan Brugman (1851–1916), memperoleh tanda tangan atas kontrak baru dengan Sultan Aidil Rakhim (bernama asli Muhamad Asyikin, bertakhta 1906–1911) dari keluarga Tapi-tapi setelah satu minggu berada di...
  • Perdana Menteri Negara Indonesia Timur Kelahiran Buton, Siapa Dia?
    Nadjamuddin Daeng MalewaBUTONMAGZ---Tak banyak yang mengenal nama tokoh ini di negeri Buton, namun di Makassar hingga politik ibu kota masa pergerakan kemerdekaan, nama ini dikenal sebagai sosok politis dengan banyak karakter. Namanya Nadjamuddin Daeng Malewa, lahir di Buton pada tahun 1907. Ia...

  • Inovasi di Desa Kulati - Wakatobi, Sulap Sampah Jadi Solar
    BUTONAMGZ---Kabupaten Wakatobi yang terkenal dengan keindahan surga bawah lautnya, ternyata memiliki sebuah desa yang berbeda dengan daerah lainnya di Indonesia, dimana dihuni oleh masyarakat yang sangat sadar akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.Daerah ini bernama Desa Kulati yang mayoritas...
  • Repihan Tradisi dan Sejarah di Kepulauan Pandai Besi - Wakatobi
    BUTONMAGZ---Kepulauan Pandai Besi adalah julukan untuk empat pulau besar dan sejumlah pulau kecil lain di ujung tenggara Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. Penamaan itu diberikan pada masa Hindia Belanda karena kepandaian masyarakatnya dalam pembuatan senjata tradisional berbentuk keris dan peralatan...
  • Tari Lariangi - Kaledupa; Tarian Penyambutan dengan Nuansa Magis
    Penari Lariangi. (Dokumen Foto La Yusrie)BUTONMAGZ---Kepulauan Buton tak hanya kaya dengan kesejarahan dan maritim, budaya seninya pun memukau. Salah satunya Tari Lariangi yang berasal dari Kaledupa Kabupaten Wakatobi – Sulawesi Tenggara saat ini.Melihat langsung tarian ini, magisnya sungguh terasa...
  • KaTa Kreatif 2022: Potensi 21 Kabupaten/Kota Kreatif Terpilih. Wakatobi terpilih!
    Wakatobi WaveBUTONMAGZ--Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, secara resmi membuka kick off KaTa Kreatif 2022 pada Januari lalu. Di dalam program ini terdapat 21 Kabupaten/Kota Kreatif Terpilih dari total 64 Kabupaten/Kota yang ikut serta.KaTa Kreatif...
  • Tiga Lintasan Baru ASDP di Wakatobi Segera Dibuka
    BUTONMAGZ---Sebanyak tiga lintasan baru Angkutan, Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Baubau di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, segera dibuka menyusul telah disiapkannya satu unit kapal untuk dioperasikan di daerah itu. Manager Usaha PT ASDP Cabang Baubau, Supriadi, di Baubau,...
  • La Ola, Tokoh Nasionalis dari Wakatobi (Buton) - Pembawa Berita Proklamasi Kemerdekaan Dari Jawa.
    BUTONMAGZ—Dari sederet nama besar dari Sulawesi Tenggara yang terlibat dalam proses penyebaran informasi Proklamasi Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945. Ada satu nama yang (seolah) tenggelam dalam sejarah.  Di adalah La Ola. Nama La Ola terekam dalam buku berjudul “Sejarah Berita...
  • Jatuh Bangun dan Tantangan bagi Nelayan Pembudidaya Rumput Laut di Wakatobi
    ilustrasi : petani rumput laut BUTONMAGZ---Gugusan Kepulauan Wakatobi di Sulawesi Tenggara terdiri dari 97 persen lautan dan hanya 3 persen daratan. Dari 142 pulau-pulau kecil, hanya 7 pulau yang berpenghuni manusia. Saat ini pariwisata bahari menjadi andalan pendapatan perkapita masyarakat di...
  • Kaombo, Menjaga Alam dengan Kearifan Lokal
    BUTONMAGZ--Terdapat sebuah kearifan lokal di masyarakat Kepulauan Buton pada umumnya. Di Pulau Binongko - Wakatobi misalnya, oleh masyarakat setempat kearifan ini digunakan untuk menjaga kelestarian alam. Mereka menyebutnya tradisi kaombo, yakni sebuah larangan mengeksploitasi sumber daya alam di...