BUTONMAGZ--Kecamatan Sorawolio Kota Baubau benar-benar populer di negeri ginseng Korea. Paling tidak, kurang lebih 10 tahun hubungan kultur Cia-cia dengan Korea dengan penggunaan huruf hangeoel-khas Korea terus terbangun hingga saat ini. Dampak poistifnya terus terasa, tak hanya dengan kunjungan warga Korea atau pertuaran pelajar, tetapi bantuan terus mengucur ke wilayah ini.
Kadis Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom, M.Si, Selasa sore (13/3) merilis, bila hubungan Korea kali ini datang dari sebuah lembaga sosial bernama “Indonesia Cia-cia hangeoul foundation’ yang berkedudukan di Busan-Korea Selatan, datang ke Sorawolio memberikan bantuan biaya belajar untuk 180 orang siswa dan mahasiswa, termasuk kepada beberapa guru dan tokoh adat setempat.Total dana yang digelontorkan sebesar Rp. 380 juta. Acara dipusatkan di Baruga Kelurahan Bugi-Sorawolio
Penyerahan dana tersebut diserahkan langsung President “Indonesia Cia-cia Hangeoul Foundation’ Mr. Kwon Youngchan, kepada penerima bantuan disaksikan Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, didampingi Kadis Kominfo Kota Baubau - H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom, dan Sekretaris Dinas Pariwisata Baubau, Ibnu Wahid, ST., MM, dan beberapa segenap Lurah di kecamatan Sorawolio.
Mr. Kwon Youngchan didampingi beberapa partenrshipnya yakni; Mr. Kim Yongbae, Mrs. Lee Jeonghwa, Mrs. Choi Subun, Mrs. Han Young Woo atas nama segenap donatur warga Korea.
Mr. Kwon Youngchan dalam sambutan berhasa Korea mengemukakan bila bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian pihaknya terhadap pelestarian dan penggunaan aksara Hanggeoul di Sorawolio sebagai bahasa ketiga setelah, bahasa daerah setempat, dan Bahasa Indonesia.
Sementara itu Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse atas nama pribadi dan mewakili Wali Kota Baubau Dr. H. AS. Tamrin, MH mengapreasisasi kerjasama tersebut, sebagai kerjasama yang saling menguntungkan. “Pak Wali Kota menitip salam dan pesan kepada kita semua, agar bantuan yang diterima dipergunakan sebaik-baiknya,” ujar Monianse.
Monianse pun mengapresiasi langkah Pemerintah dan lembaga-lembaga founding Korea yang telah memperomosikan hingga Kota Baubau dikenal di mata internasional. “Sorawolio dan Cia-ca telah menginternasionalkan Kota Baubau, kami berharap kerjasama ini tetap terpelihara dengan baik dan saling menguntungkan,” ujar Monianse.
Suasana penyerahan bantuan berjalan sangat rileks, beberapa utusan Korea tersebut bersama hadirin menari dan menyanyi khas Korea.
Adapun daftar penerima bantuan terdiri atas; UMB 8 orang; UNIDAYAN 7 orang; SMA 6 Baubau 25 orang; SMK 5 Baubau 10 orang; SMP 10 Baubau 14 orang; SD Karya Baru 31 orang; SD Bugi 15 orang; SD Bugi 2; 15 orang; SD Kabauria 10 orang; SD Gonda 15 orang; SMP 13 BAUBAU 10 orang; TSANAWIAH 10 orang; ALIYAH 10 orang. (ref)
Kadis Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom, M.Si, Selasa sore (13/3) merilis, bila hubungan Korea kali ini datang dari sebuah lembaga sosial bernama “Indonesia Cia-cia hangeoul foundation’ yang berkedudukan di Busan-Korea Selatan, datang ke Sorawolio memberikan bantuan biaya belajar untuk 180 orang siswa dan mahasiswa, termasuk kepada beberapa guru dan tokoh adat setempat.Total dana yang digelontorkan sebesar Rp. 380 juta. Acara dipusatkan di Baruga Kelurahan Bugi-Sorawolio
Penyerahan dana tersebut diserahkan langsung President “Indonesia Cia-cia Hangeoul Foundation’ Mr. Kwon Youngchan, kepada penerima bantuan disaksikan Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, didampingi Kadis Kominfo Kota Baubau - H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom, dan Sekretaris Dinas Pariwisata Baubau, Ibnu Wahid, ST., MM, dan beberapa segenap Lurah di kecamatan Sorawolio.
Mr. Kwon Youngchan didampingi beberapa partenrshipnya yakni; Mr. Kim Yongbae, Mrs. Lee Jeonghwa, Mrs. Choi Subun, Mrs. Han Young Woo atas nama segenap donatur warga Korea.
Mr. Kwon Youngchan dalam sambutan berhasa Korea mengemukakan bila bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian pihaknya terhadap pelestarian dan penggunaan aksara Hanggeoul di Sorawolio sebagai bahasa ketiga setelah, bahasa daerah setempat, dan Bahasa Indonesia.
Sementara itu Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse atas nama pribadi dan mewakili Wali Kota Baubau Dr. H. AS. Tamrin, MH mengapreasisasi kerjasama tersebut, sebagai kerjasama yang saling menguntungkan. “Pak Wali Kota menitip salam dan pesan kepada kita semua, agar bantuan yang diterima dipergunakan sebaik-baiknya,” ujar Monianse.
Monianse pun mengapresiasi langkah Pemerintah dan lembaga-lembaga founding Korea yang telah memperomosikan hingga Kota Baubau dikenal di mata internasional. “Sorawolio dan Cia-ca telah menginternasionalkan Kota Baubau, kami berharap kerjasama ini tetap terpelihara dengan baik dan saling menguntungkan,” ujar Monianse.
Suasana penyerahan bantuan berjalan sangat rileks, beberapa utusan Korea tersebut bersama hadirin menari dan menyanyi khas Korea.
Adapun daftar penerima bantuan terdiri atas; UMB 8 orang; UNIDAYAN 7 orang; SMA 6 Baubau 25 orang; SMK 5 Baubau 10 orang; SMP 10 Baubau 14 orang; SD Karya Baru 31 orang; SD Bugi 15 orang; SD Bugi 2; 15 orang; SD Kabauria 10 orang; SD Gonda 15 orang; SMP 13 BAUBAU 10 orang; TSANAWIAH 10 orang; ALIYAH 10 orang. (ref)